Itu adalah dua pertanyaan dan dua dimensi yang sering terlintas di benak para lulusan. Baik itu lulusan dari perguruan tinggi atau dari sekolah menengah?
Umumnya dan kebanyakan setelah lulus, pasti impian utama terbesar adalah mencari kerjaan Hmmm… jujur itu juga yang dulu saya alami, hehe… Tapi pernahkan kita berpikir dan sedikit menganalisa. Coba kita pikir-pikir UMR di Indonesia itu paling banyak 1-3 jutaan. Toh itu juga dengan kualifikasi yang sangat komplek. Biasanya standar dan kualifikasi untuk mendapatkan upah tersebut harus sudah lama bekerja. Padahal kalau kita buka usaha sendiri misal jual kaos modal produksi 25ribu kita jual 65ribu untungnya udah berapa coba itu baru 1 kaos coba klo 2-5 kaos wah sudah kalah tuh dengan kerja berjam-jam. hehe…
Baik lah, akhirnya saya terketuk hatinya untung sharing dan berbagi ilmu tentang usaha:
Jadi pengusaha sukses mungkin ada di setiap benak mereka yang berkecimpung di dunia bisnis. Sejak kecil saya senang dengan dongeng dan cerita. Apalagi jika cerita itu mengandung unsur mitos, takhayul, atau legenda. Mengapa saya suka sekali mendengarkan cerita tersebut? Karena di dalam mitos, takhayul atau legenda, selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil. Celakanya, setelah dewasa saya masih tertarik dengan mitos dan takhayul. Celaka lagi, lama kelamaan saya mulai percaya bahwa mitos dan takhayul itu adalah fakta, nyata, realita bukan opini semata. hehe…
Punya usaha tentu ingin cepat kaya raya, hehe… itu idealnya dan memang sebuah harapan besar yang selalu kita ingin capai.
Nah, kalau menurut literatur dan analisa dilapangan, biasanya si hal-hal yang berkaitan dengan kesuksesan orang untuk berwirausaha atau awal mula untuk menjalankan sebuah usaha adalah sebagai berikut:
1. IDE. Pilih jenis usaha yang anda tekuni (carilah usaha yang dalam menjalankannya kita itu merasa senang).
2. ATM : Amati Tirukan Modifikasi. Artinya setiap usaha yang anda pilih itu kan pasti udah ada yang duluan buat usaha itu anggap saja mereka adalah partner bisnis anda. Bingung yah? Kompetitor koq jadi temen?,, heheh… Gini contohnya, jika udah ada usaha laundry ya berarti kita tirukan mereka, kemudia amati dan jangan lupa modivikasi. Kita harus pandai menganalisa, kekurangan dan kelebihan bisnis mereka, nah jangan lupa kekurangan dari mereka kita jadikan ide. Kelebihannya harus kita jadikan inspirasi untuk kita bisa berbuat lebih bagus dari mereka. Gitu!… Gampangkan, kata sederhananya, ya tinggal kita TIRU dan MODIFIKASI.
3. MODAL. Nah, setelah tahu nih jenis usaha dan ATM diluar sana. Saatnya kita buat hitungan nih, biasa kita buat perincian dananya.
Mulai modal awal, kemudian alat,dan estimasi dana, kalau bisa sedetailnya, sampai forcast untuk Break Event Point (BEP) atau bahasa kerennya… “Kapan nih balik modalnya?”…
4. PASAR. Tahap yang paling penting adalah mencari pasar nih. Siapa ya kira2 konsumen kita. Kita harus bisa membidik dan pandai mencari segmentasi pasar. Karena maju dan berkembangnya usaha kita nanti, akan sangat tergantung pada seberapa besar produk/jasa yang kita usahakan dapat diserap atau di konsumsi oleh pasar/konsumen.
5. RESIKO. Bekerja atau Usaha atau apapun kegiatan kita, pastilah mengandung resiko. Jadi, perhatikan resiko usaha yang kita jalankan. Misal kita buat usaha jual es kelapa muda kira-kira kulitnya dibuang kemana agar tidak menganggu masyarakat setempat.
6.GILA. “Giat Lakukan Action“: Jangan tinggalkan moment2 penting untuk promosi, promosi banyak caranya. Tergantung segmen pasar mana yang kita tuju.
7. INOVASI. Buat keunikan dan kreatifitas dalam usahamu,
8. SEDEKAH. Eit, jangan lupa lho shodaqoh sebagian penghasilan usahamu. Karena besar kecil dari apa yang kita dapat, disana ada milik dan hak orang lain. Nah, itu kata pengusaha-pengusaha dan guru -guru saya loh.
12. WAWASAN. Tambahin wawasan kita. Bisa dengan membaca buku tentang usaha dan praktikan. Ikut workshop atau seminar-seminar yang membuka dan menambah wawasan kita, khususnya yang berhubungan dengan usaha yang kita jalankan.
13. BERGABUNG DENGAN FORUM. Berkumpulah dengan orang-orang pengusaha dan mintalah pencerahan dan ACTION.
14. NEVER GIVE UP!... Berusaha pantang menyerah dan berdo’a. Karena jika semua sudah kita lakukan (ikhtiar), maka Insya Allah kita akan mendapatkan hasilnya. Karena Sang Maha Kuasa (Allah SWT), pasti tidak diam dan dia tahu karena kita sudah bersungguh-sungguh berusaha.
Semoga bisa kita semua bisa menjadi entrepreneur sejati dan tidak lagi berorientasi pada ‘mencari pekerjaan, namun membuka lapangan pekerjaan. Sehingga kita bisa membantu program pemerintah tuk mengurangi pengangguran, hehe…
Good Luck!… Jangan lupa jika ada Ilmu mari berbagi dengan yang lain. “Indahnya berbagi untuk jalan kebaikan”….
Baca juga artikel yang berkaitan:
- Sistem Aset Virtual : Temukan Cara Paling Cepat dan Mudah Untuk Memulai Bisnis Online Dalam 45 Menit
- Kiat Pemasaran di Media Sosial
- 3 Hal Penting dalam Proses Pemasaran


Facebook
Twitter
Google Bookmarks



